Mercusuar Willem’s Toren III – Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Mercusuar Willem’s Toren III – Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: Rp 15.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Melingge, Kec. Pulo Aceh, Kab. Aceh Besar, Aceh.

Situs peninggalan sejarah Belanda di Indonesia sangat banyak dan menjadi salah satu situs sejarah yang mempunyai cerita tersendiri. Salah satu yang terkenal adalah Mercusuar Willem’s Toren III yang berada di Ujung Aceh. Situs bersejarah yang saat ini menjadi lokasi wisata ini bisa masuk kedalam list perjalanan anda bila ke Aceh Besar.

Pilihan wisata di Indonesia sangat banyak, tak hanya wisata alam namun juga banyak objek wisata yang mengandung nilai sejarah. Mengunjungi situs bersejarah seperti ini akan menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang masa lalu Indonesia namun dikemas dengan cara yang menyenangkan. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini.

Daya Tarik Mercusuar Willem’s Toren III

Daya Tarik Mercusuar Willem's Toren III
Image Credit: Google Maps Arsyan Makarim

1. Satu dari Tiga Mercusuar Peninggalan Belanda di dunia

Mercusuar peninggalan Belanda yang mmepunyai tinggi sekitar 85 meter ini di cat dengan warna merah dan putih. Menara tersebut dibangun pada tahun 1875 yang merupakan proyek dari Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk atau Raja Willem III. Proyek ini dibangun pada awalnya untuk kepentingan mengatur navigasi lalu lintas kapal di Samudra Hindia.

Namun tak banyak yang tahu bahwa, Mercusuar ini ternyata adalah salah satu dari tiga mercusuar yang menjadi peninggalan Belanda di dunia. Salah satu mercusuar lainnya berada di Belanda dan saat ini sudah dijadikan museum. Sedangkan bangunan mercusuar lainnya saat ini berada di kepulauan Karibia.

2. Usia Mercusuar yang Sudah Lebih dari Satu Abad

Tak banyak yang tahu bahwa pemberian nama Mercusuar Willem’s Toren III ini mempunyai cerita latar sejarahnya sendiri. Nama Mercusuar ini daimbil dari nama raja yang menguasai Luksemburg pada tahun 1817 hingga 1890. Nama Raja tersebut adalah Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk. Raja tersebut berjasa dalam membangun ekonomi dan infrastruktur.

BACA JUGA:  Rumah Cut Nyak Dien - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Sehingga umur bangunan Mercusuar ini tercatat sudah lebih dari satu abad sejak dibangun pada tahun 1875. Maka tak heran bila situs Mercusuar ini menjadi situs purbakala di Pulau Aceh. Bangunan dalam Mercusuar tetap masih kokoh walaupun dari tampak luarnya sudah terlihat kusam dan tua.

3. Pemandangan dari Puncak Mercusuar

Tak hanya bisa melihat situs bersejarah peninggalan Belanda di dunia, namun daya tarik lainnya yang bisa anda saksikan bila berkunjung ke lokasi Mercusuar Willem’s Toren III adalah pemandangan alamnya. Lokasi mercusuar ini berada di tengah hutan yang berada di Pulau Aceh. Sehingga tentu pemandangan alam disekitarnya akan sangat memukau.

Tak hanya pemandangan laut yang bisa dipandang dari atas mercusuar, namun juga lokasi wisata ini akan dikeliling bukit yang hijau dan asri. Sehingga suasana yang dingin dan nyaman dekat dengan alam akan menembahs ensasi mengunjungi situs sejarah peninggalan Belanda yang berharga ini. Anda bisa mencoba mengunjunginya.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Mercusuar Willem's Toren III
Image Credit: Google Maps Irfan M Nur

Mercusuar Willem’s Toren III peninggalan Belanda ini terletak di tengah hutan Kampung Meulingge, Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar. Bia anda ingin mengunjungi lokasi wisata Mercusuar ini maka harus menyeberang dulu dengan kapal hingga sampai ke pulau Aceh. Waktu yang dibutuhkan untuk menuju pulau Aceh ini akan memakan waktu sekitar 3 jam lebih.

Estimasi waktu ini adalah bila anda berangkat dari Pelabuhan Lampulo, Banda Aceh. Transportasi yang tersedia adalah kapal motor tradisonal milik warga. Namun untuk sampai ke lokasi memang disarankan untuk menggunakan sepeda motor saja untuk memudahkan anda dalam menjangkau lokasi. Hal ini juga kerna tidak adanya angkutan umum yang tersedia.

Harga Tiket Masuk Mercusuar Willem’s Toren III

Tiket Mercusuar Willem's Toren III
Image Credit: Google Maps Miska Rahmah

Mengunjungi objek wisata satu ini tak akan merogoh dompet anda terlalu dalam. Harga tiket masuk yang dikenakan cukup terjangkau yaitu hanya sekitar Rp 15 ribu saja untuk tiap orang. Harga tiket masuk ini cukup murah sehingga anda bisa membawa serta keluarga atau teman untuk mengunjungi situs ini dan berlibur bersama.

BACA JUGA:  Museum Negeri Aceh - Sejarah, Koleksi, Tiket & Ragam Aktivitas

Jam operasional situs ini memang tidak dicantumkan, sehingga anda masih bebas mengunjungi situs ini pada jam kerja pada umumnya. Pilihan berlibur ke situs bersejarah seperti ini memang unik namun juga akan membawa kesan menarik yang tidak bisa anda temukan di objek wisata lainnya. Sehingga jangan lewatkan berkunjung ke situs Belanda di Aceh ini.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Mercusuar Willem's Toren III
Image Credit: Google Maps Irfan M Nur

1. Menelusuri Mercusuar Peninggalan Khas Belanda

Mercusuar Willem’s Toren III peninggalan Belanda ini adalah satu dari tiga mercusuar buatan Belanda yang ada di dunia. Sehingga situs ini akan sangat dijaga dan juga dilestarikan karena ada cerita dibaliknya. Lokasi mercusuar ini tentu akan menjadi bangunan yang unik untuk masyarakat Indonesia. Hal ini karena bangunan semacam ini sudah jarang ditemukan.

Terlebih bangunan ini dibangun dengan menggunakan struktur Belanda dengan desain interior dan eksterior yang menarik. Bangunan tersebut dibangun sangat kokoh hingga saat ini walaupun umur mercusuar ini sudah tidak muda lagi. Mengunjungi bangunan sejarah seperti mercusuar ini akan membuat pengetahuan anda tentang sejarah akan bertambah.

2. Berfoto Latar Panorama Laut yang Memukau

Berlibur tentu tidak lengkap rasanya bila tidak berfoto. Terlebih bila lokasi wisatanya sangat memukau dengan latar pemandangan alam yang cantik. Begitu juga bila berada di lokasi situs mercusuar ini. Tak lengkap rasanya bila anda tidak berfoto dengan latar bangunan kuno Belanda dan juga hamparan laut yang asri.

Menara dengan tinggi 85 meter ini juga seringkali dijadikan latar foto para fotografer profesional. Foto prewedding, hingga fotografi bertema sejarah dan alam yang dilakukan profesional sering dilakukan di lokasi wisata ini. Sehingga akan banyak spot foto menarik yang bisa anda temukan bila berkunjung ke Mercusuar Willem’s Toren III Belanda satu ini.

3. Menikmati Pemandangan Hutan dan Pulo Weh

Mercusuar peninggalan Belanda ini mempunyai ketinggian mencapai 85 meter, sehingga dari ketinggian ini anda bis amenikmati pemandangan alam yang sangat memukau. Pemandangan laut hingga perbukitan disekitar mercusuar akan menjadi latar yang indah untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.

BACA JUGA:  Tugu Gempa Padang - Sejarah, Lokasi & Ragam Aktivitas

Fasilitas di Mercusuar Willem’s Toren III

Fasilitas Mercusuar Willem's Toren III
Image Credit: Google Maps Bantaran Part

Fasilitas yang tersedia bagi penunjung disana cukup lengkap. Fasilitas umum akan tersedia sehingga anda yang merupakan wisatawan luar kota tidak perlu khawatir. Namun ada tips khusus sebelum anda berkunjung ke situs ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan alas kaki yang sesuai dan aman.

Hal ini karena medan yang harus dilalui untuk sampai ke Mercusuar Willem’s Toren III ini cenderung terjal dan licin. Terlebih bila anda datang pada musin hujan. Medan yang akan dilalui akan semakain terjal. Sehingga bila salah memijak, ditakutkan akan terperosok ke dalam jurang disekitarnya. Sehingga berhati hati saat berkunjung sangat disarankan.

Itulah sekilas informasi tentang Mercusuar yang ada di Aceh ini. Situs peninggalan Belanda yang masih terawat hingga kini ini mempunyai banyak latar cerita sejarah yang menarik untuk diulik. Anda bisa datang ke lokasi ini dan dapatkan suasana latar sejarah yang tak bisa anda dapatkan di lokasi wisata lainnya. Selamat berlibur.