10 Makanan Khas Belitung yang Unik dan Terkenal Lezat

10 Makanan Khas Belitung yang Unik dan Terkenal Lezat

Pulau Bangka Belitung terkenal sejak dijadikan latar tempat oleh Andrea Hirata dalam novelnya yang fenomenal yaitu Laskar Pelangi. Potensi keindahan alam wilayah ini terekspos ke dunia luar dan praktis menjadi salah satu kunjungan wisata di Indonesia. Memang tidak dapat dipungkiri, Belitung memiliki daya tarik unik yang sulit untuk dilewatkan begitu saja.

Namun, tahukah Anda? Selain keindahan alamnya yang memesona, ternyata Belitung juga punya sajian kuliner menggoda. Saat berkunjung, Anda bisa menemukan berbagai macam makanan dan minuman dengan cita rasa yang membekas di ingatan. Apa saja makanan itu dan bagaimana memperolehnya?

Sulit untuk menyebutkan semua daftar makanan khas yang ada di Belitung, mengingat wilayah itu cukup luas. Namun, barangkali daftar di bawah ini bisa sedikit mewakili rasa penasaran Anda. Selanjutnya, untuk bisa mencicipi itu semua, Anda perlu ke Belitung langsung dan berburu kuliner di restoran ternama atau warung pinggir jalan.

1. Sup Gangan

Sup Gangan
Image Credit: Twitter tiarbah

Bangka Belitung menyajikan pesona laut sebagai daya tarik utama, tak heran makanan khasnya pun didominasi oleh olahan laut, salah satunya adalah sup gangan. Bahan utamanya memanfaatkan ikan tenggiri segar yang diolah bersama rempah-rempah pilihan.

Biasanya, setelah nelayan pulang dari mencari ikan, tenggiri yang mereka peroleh selain dijual, juga bisa diolah langsung menjadi sup. Bumbu penyedap yang digunakan tidak lain adalah bawang merah, kunyit, lengkuas, cabai, serta bawang putih. Karena itulah, makanan berkuah ini kaya akan rasa.

Bagi penggemar ikan dan sensasi pedas, sangat disarankan untuk mencicipi sup gangan. Tidak hanya gurih karena kaya akan rempah, tetapi juga hadir dalam nuansa pedas penggugah selera. Apalagi, kuah kentalnya terasa memanjakan lidah.

2. Lempah Kuning

Lempah Kuning
Image Credit: Twitter Chi Inai

Masih menyajikan makanan dengan kuah kental, kali ini Anda bisa mencicipi sajian yang terbuat dari ikan tenggiri atau kakap merah. Bagian yang diambil untuk memperoleh hasil terbaik adalah kepalanya.

Apakah Anda suka menyantap ikan, tetapi ingin mengurangi asupan minyak? Cobalah lempah kuning, sajian yang mengandung belacan, lengkuas, kunyit, bawang, dan cabai merah. Sering kali penduduk setempat menambahkan potongan nanas, kacang kedelai, atau sayuran di dalamnya agar semakin nikmat.

Bagi Anda yang kurang suka dengan sajian ikan karena merasa amis atau semisalnya, jangan khawatir karena lempang kuning telah melewati proses pembuatan yang optimal. Dengan begitu, rasa amis ikan tidak lagi tersisa karena telah direndam air jeruk nipis kurang lebih 15 menit.

Belum lagi, adanya bumbu-bumbu lain seperti garam dan gula, serta proses masak yang melewati dua tahapan. Saat masih setengah matang ditambahkan mentimun, lalu dimasak hingga matang dan siap santap.

3. Belacan

Belacan
Image Credit: Twitter Ica Sartika

Belacan lebih sering dipakai sebagai bumbu tambahan atau sekadar penyedap rasa. Keberadaannya barangkali seperti sambal di banyak daerah di Indonesia. Hanya saja, belacan memiliki keunikan karena bahan utamanya menggabungkan fermentasi hasil lautan.

Cita rasanya mirip seperti terasi, tetapi menggunakan hasil fermentasi udang rebon segar. Untuk mencicipinya, Anda dapat menemukannya dikemas dalam ukuran mungil dan dijual di banyak warung.

Kabar baiknya, udang rebon tersebut memang benar-benar segar karena diolah tidak lama setelah berhasil ditangkap oleh para nelayan. Lalu sebagaimana umumnya terasi, menu penambah selera ini kerap dicari wisatawan karena keunikannya.

4. Mie Koba

Mie Koba
Image Credit: Twitter 3ndi cool

Adalah mie koba, mie dengan kuah kaldu kental yang diproduksi dari ikan tenggiri. Ini merupakan salah satu varian bakmi yang ada di kawasan Bangka Belitung. Cara pengolahannya dengan merebus ikan tenggiri, lalu digiling hingga halus.

Setelah itu, ditumis dan direbus kembali bersama campuran rempah-rempah pilihan, seperti cengkeh, pala, gula aren, ketumbar, hingga kayu manis. Untuk cita rasa yang lebih kaya, biasanya diberikan tambahan lain berupa perasan air jeruk kunci.

Mie koba ini bisa Anda temukan di Koba, Bangka Tengah, sebagai tempat asalnya. Termasuk jenis makanan tradisional, tetapi sudah umum dijual bebas selama era modern seperti sekarang. Meski secara tampilan sebenarnya mirip dengan mie khas Bangka Belitung lainnya, tetapi rasanya sangat khas.

5. Mie Bangka

Mie Bangka
Image Credit: Twitter Perupa Perkasa

Mie memang termasuk daftar makanan favorit di Indonesia. Selain karena mudah diperoleh di banyak tempat, soal harga pun terbilang bersahabat di kantong. Tidak terkecuali saat berkunjung ke Bangka Belitung, Anda bisa menemukan mie bangka.

Mie bangka merupakan varian bakmi dengan campuran kuah kaldu berbahan utama tulang-belulang. Ada pula tambahan topping daging sapi, ayam, serta makanan laut. Agar semakin mantap, umumnya ditambahkan saus dan kecap.

6. Rusip

Image Credit: Twitter Bandung TV Official https://twitter.com/BandungTV38
Image Credit: Twitter Bandung TV

Rusip ini termasuk jenis makanan penambah nafsu makan. Namun, pemanfaatannya bis langsung dicampurkan pada satu porsi nasi. Ini merupakan sambal dengan ikan teri sebagai bahan utamanya.

Biasanya, dibuat dengan bantuan proses fermentasi yang menggabungkan air gula aren, garam, serta air kerak nasi. Aromanya sangat khas, bahkan menjadi pertanda apakah rusip tersebut siap dikonsumsi atau belum.

Setelah aroma khasnya keluar, biasanya masyarakat setempat akan menambahkan risan bawang merah, cabai, serta perasan air jeruk sambal. Rusip pun siap menemani makan siang Anda bersama sepiring nasi hangat, lalapan, dan aneka lauk yang lain. Seberapa banyak hendak menambahkannya, semua kembali kepada selera individu.

7. Pantiaw

Pantiaw Belitung
Image Credit: Twitter Abon

Mie kwetiaw tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia kebanyakan, tetapi bagaimana dengan pantiaw? Mie ini adalah makanan khas Belitung yang memiliki tekstur gepeng dan lebar, berwarna seputih susu, serta kenyal ketika dikunyah.

Dalam satu porsi pantiaw, Anda akan mendapatkan rebusan kuah bakwan dan topping yang terbuat dari ikan giling. Tampilannya terlihat cantik dan layak mengisi kanal akun media sosial Anda.

Selain kuahnya direbus, biasanya penduduk setempat juga langsung menyiramnya dalam semangkuk mie pantiaw yang sudah siap santap. Bahkan, bisa juga dicicipi tanpa campuran kuah, cukup diberikan ikan giling, seledri, serta bawang goreng tabur.

Lalu, apa yang membedakan pantiaw dengan kwetiaw? Itu terletak pada bahan dasarnya, di mana pantiaw menggunakan olahan tepung gandum atau tepung beras. Inilah mengapa warnanya bisa seputih susu ketika disajikan.

8. Lakso

Lakso
Image Credit: Twitter Inddit News

Olahan mie dari Bangka Belitung masih ada lagi, misalnya lakso. Kehadiran makanan berkuah ini cukup unik, karena alih-alih menggunakan bahan dasar terigu, lakso justru dibuat dengan campuran tepung sagu dan tepung beras. Tidak heran, warnanya ketika disajikan jadi terlihat seperti pantiaw.

Keistimewaan lain dari lakso adalah kuahnya yang berwarna kuning dan terbuat dari santan bercampur kunyit. Kuah tersebut memiliki cita rasa khas ikan laut karena memang bisa dibilang sebagai kuah ikan. Tak pelak, rasanya jadi gurih dan begitu enak ketika menyentuh lidah.

Apalagi, dalam setiap olahan lakso, itu memanfaatkan aneka rempah seperti bawang merah, kemiri, hingga ketumbar sehingga menghadirkan aroma yang bisa bikin Anda lapar seketika.

Konon kabarnya, lakso ini dahulu pertama kali dibuat dengan tujuan sebagi makanan camilan oleh warga Melayu di Pula Bangka. Namun, warga berdarah Tiongkok kemudian mengembangkannya sampai akhirnya bertransformasi jadi makanan berat yang khas.

Bila Anda berkesempatan mengunjungi Bangka Belitung, cobalah nikmati semangkuk lakso di warung atau restoran yang menyediakannya. Selain kaya akan rasa, ternyata menu mie ini juga punya cerita sejarah.

9. Sambal Lingkung

Sambal Likung
Image Credit: Twitter LABIRU TOUR

Kurang lengkap rasanya jika berlibur ke Bangka Belitung tanpa membawa pulang makanan khas untuk orang terkasih di rumah. Untungnya, selain sajian kuliner siap santap, masyarakat setempat juga menjual oleh-oleh bagi para pelancong dari berbagai penjuru.

Misalnya sambal lingkung, memiliki bentuk seperti abon, menu renyah ini dibuat dengan memanfaatkan aneka ikan seperti ikan tenggiri, ikan mayong, ikan parang, dan bahkan ikan hiu kecil.

Cara pengolahannya dengan metode kukusan, di mana ikan-ikan tersebut akan direbus atau dikukus terlebih dahulu. Kemudian, barulah digiling hingga halus dan ditumis bersama berbagai rempah penyedap rasa.

Setelah melewati proses tumis tersebut, sambal likung mulai dikemas dan dijual untuk khalayak umum. Cara penyajiannya pun cukup beragam, entah sebagai teman makan nasi panas, atau justru isian roti atau lemper. Bagaimanapun itu, semua kembali pada selera setiap orang.

10. Bong Li Piang

Bong Li Piang
Image Credit: Facebook Indonesia Kaya

Cukup dengan yang terasa gurih dan sedikit asing, waktunya beralih pada makanan manis. Bong Li Piang adalah pilihan kuliner yang cocok untuk dibagikan kepada mereka para pecinta makanan manis.

Hadir dengan tekstur lembut seperti bantal, ketika digigit rasanya seperti melumer di dalam mulut. Memanfaatkan olahan santan, tepung terigu, nanas, serta gula aren sebagai campuran utama. Biasanya, dalam Bong Li Piang menggunakan selai nanas, tetapi sekarang ini telah tersedia aneka varian yang menarik untuk dicicipi.

Menjadi sangat menyenangkan saat mengunjungi Bangka Belitung tidak hanya untuk berlibur, namun juga berburu makanan khas daerahnya. Ditemani pemandangan alam yang begitu eksotis, Anda bisa bersantai di tepi pantai atau di atas batu granat sambil menyantap kudapan atau makanan berat. Lakukan eksplorasi sepuasnya demi pengalaman menyenangkan.