Sumatra Utara

10 Oleh-Oleh Khas Samosir yang Paling Populer

Mengunjungi Samosir terasa kurang lengkap jika belum membawa pulang oleh-oleh khasnya. Inilah rekomendasi buah tangan Samosir yang dapat menjadi referensi Anda.

Jika dalam waktu dekat Anda akan mengunjungi Kabupaten Samosir, tidak ada salahnya untuk mencari informasi mengenai daerah tersebut. Transportasi, penginapan, destinasi wisata yang wajib dikunjungi, kuliner khas yang harus dicicipi, dan kurang lengkap jika tidak disertakan oleh-oleh yang Anda bawa pulang untuk keluarga atau kerabat di rumah.

Kabupaten Samosir adalah sebuah wilayah yang berada di Sumatera Utara terbagi menjadi 6 kecamatan yang berada di Pulau Samosir, sedangkan 3 yang lainnya di pesisir Danau Toba. Penduduk asli Kabupaten Samosir adalah dari Suku Batak Toba dan mayoritas masyarakatnya beragama Kristen.

Samosir tidak hanya menawarkan pemandangan yang sangat indah, tetapi banyak destinasi yang dapat Anda kunjungi disini. Tidak ke Samosir jika tidak berkunjung ke Pasar Tomok, sentra pusat oleh-oleh khas daerah ini. Berikut daftar oleh-oleh khas yang populer di Samosir yang bisa Anda jadikan referensi.

1. Arsik

Arsik Ikan Mas

Image Credit: Resepkoki.id

Anda tentunya tidak asing lagi bukan dengan makanan yang satu ini? Makanan khas Batak yang sangat merakyat dan menjadi simbol berkat kehidupan ini mudah Anda temui di beberapa rumah makan yang ada di pesisir Danau Toba.

Ikan Mas Arsik mempunyai citarasa gurih, pedas dan sedikit asam. Ditambah dengan andaliman menciptakan rasa yang sangat unik. Dimasak di atas kayu bakar membuat aroma dan rasa yang khas pada masakan.

Konon katanya, jika ikan mas arsik ini disimpan di lemari pendingin selama 1 malam kemudian digoreng menciptakan citarasa yang berkali-kali lipat nikmatnya. Disajikan dengan berenang yaitu kepala ikan mas menghadap ke orang yang akan menikmatinya.

2. Kaos Samosir

Kaos Samosir

Image Credit: Sablonsatuanjogja.com

Di Pasar Tomok banyak bejejer orang yang menjajakan cinderamata khas batak. Salah satu sudut pasar ini banyak yang menjajakan jualan kaos yang betuliskan “I Like Samosir”, dan sebagainya yang identik dengan wilayah ini.

Harga yang terjangkau membuat wisatawan domestik dan mancanegara tertarik dengan buah tangan yang satu ini. Kaos ini dibandrol dengan harga mulai Rp 30.000 – Rp 55.000 saja, tergantung pada bahan yang digunakan.

Jika Anda membeli kaos di Pasar Tomok ini, disarankan untuk tawar menawar barang, seru bukan. Apalagi jika Anda membeli dengan jumlah besar maka jangan lupa untuk menawar dengan harga terendah.

BACA JUGA:  10 Restoran & Tempat Makan di Jambi yang Paling Enak

3. Kopi Lintong

Kopi Lintong

Image Credit: Gacebook.com @ganikopilintong

Tanah yang subur dengan curah hujan yang baik memberikan pengaruh yang baik terhadap kondisi tanah serta iklim di Kabupaten Samosir. Sehingga tidak mengherankan ketika panen hasil perkebunan memiliki hasil yang sangat baik bahkan sering dikatakan premium, tidak terkecuali dengan produk kopi.

Kopi yang berasal dari daerah Lintong ini sudah dikenal dengan kualitas premium. Tekstur kopi yang ringan, aroma yang menggugah selera memberikan ketenangan terhadap siapapun yang meminumnya.

Proses pengolahan yang masih tradisional menjadikan kopi ini sangat keluar kuat rasanya. Anda tidak perlu khawatir susah mendapatkannya, karena sudah tersebar di seluruh penjuru Samosir.

Dengan berkembangnya kedai kopi di beberapa daerah, meningkatkan permintaan kopi Lintong. Tidak hanya di daerah Samosir saja, tetapi sudah merambah pasar Domestik dan Mancanegara.

4. Naniura

Naniura

Image Credit: Youtube.com (masaktv)

Kuliner yang cocok menjadi buah tangan selanjutnya adalah Naniura. Makanan tradisional yang dikenal sebagai sushinya Indonesia ini memang tidak di olah seperti masakan ikan lainnya.

Ikan mas ini matang dengan perasan jeruk asam dan garam yang disimpan selama kurang lebih 5 jam, setelah itu di lumuri dengan bumbu khas dan di diamkan kembali selama 1 jam agar bumbu meresap sempurna.

Di sepanjang pesisir Danau Toba banyak yang menjual makanan ini. Selain proses pembuatan Naniura ini dikenal dengan memiliki aroma dan rasa yang khas, sehingga mempunyai daya tarik tersendiri.

Makanan ini dapat bertahan selama 1 minggu dengan rasa yang sama sekali tidak berubah. Ikan mas Naniura ini di bandrol dengan harga sekitar Rp 100.000 – Rp 150.000 per kilogramnya.

5. Ulos

Ulos

Image Credit: Faseberita.id

Oleh-oleh selanjutnya adalah kain yang menjadi identitas untuk suku Batak. Ulos dalam bahasa Batak memiliki arti kain. Kain ini memiliki beberapa warna dominan seperti hitam, merah dan putih.

Dibuat dengan cara di tenun tradisional, tidak menggunakan mesin serta di kombinasi dengan benang warna emas dan perak menjadikan Ulos ini memiliki harga yang sedikit lebih mahal. Harga pasar Ulos tenun ini sekitar 2 juta Rupiah. Namun, adapula Ulos produksi pabrik dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 45.000 setiap lembar kain.

BACA JUGA:  10 Tempat Wisata di Labuhanbatu Terbaru & Terhits Dikunjungi

Ulos kerap digunakan sebagai pelengkap ketika menghadiri upacara adat, atau acara resmi lainnya. Selain dijadikan selendang, Ulos juga banyak di modifikasi menjadi tas, dompet, ikat pinggang, dll.

Namun, sekarang Ulos ini banyak ditemui di pusat oleh-oleh sebagai souvenir seperti sarung bantal, gorden, ataupun alas meja. Kain yang sampai saat ini menjadi favorit adalah Ulos Harunggunan.

6. Kacang Sihobuk

Image Credit: Hitabatak.com

Kacang Sihobuk adalah camilan khas Sumatera Utara yang sudah memiliki banyak penggemar. Sihobuk merupakan salah satu daerah penghasil kacang yang sangat melimpah. Rasa yang gurih menjadi andalan dari kacang sihobuk ini.

Proses pembuatan kacang ini pertama direndam dengan olahan bumbu asinan khas Sihobuk. Dimasak selama sekitar 2 jam menggunakan pasir di atas tungku kayu membuat aroma dan rasa yang khas.

Kacang garing ini semakin nikmat jika di makan bersama segelas teh atau kopi. Kudapan ini dibandrol dengan harga sekitar Rp 80.000 per bungkus isi 500 gram. Bagi penduduk lokal yang merantau ke luar daerah, jika pulang kampung pasti membawa buah tangan kacang ini untuk kerabat di tanah rantau.

7. Cinderamata Khas Samosir

Cinderamata Khas Samosir

Image Credit: Borukaro.com

Oleh-oleh selanjutnya banyak ditemukan di Pasar Tomok seperti penjual cinderamata khas Samosir. Pengrajin cinderamata ini membuat berbagai aksesoris yang berbahan dasar kayu.

Aksesoris yang di buat oleh pengrajin antara lain gelang, kalung bahkan berbagai macam bentuk gantungan kunci. Aksesoris khas Kabupaten Samosir ini sudah merambah pasar Nasional dan Mancanegara. Aksesoris ini ditawarkan mulai harga Rp 5.000 per pcs, murah bukan.

Inovasi dari pengrajin yang terbaru adalah menciptakan miniatur rumah khas Samosir. Miniatur ini sangat unik dan dibandrol dengan harga mulai Rp 125.000 tergantung pada kerumitan serta ukuran.

Semua cinderamata yang di ciptakan oleh pengrajin mempunyai ciri khas penggunaan corak gorga yaitu motif khas Suku Batak. Corak Gorga di dominasi oleh warna hitam, putih, dan merah.

8. Mangga Sibandang

Mangga Sibandang

Image Credit: Marulaksinurat.blogspot.com

Mangga merupakan buah musiman yang tumbuh subur di Samosir terutama daerah Sibandang. Sibandang merupakan pusat budidaya mangga yang sudah populer di masyarakat Samosir.

BACA JUGA:  10 Restoran & Tempat Makan di Simalungun yang Paling Enak

Dengan bentuk yang lebih besar dan sangat ranum, mangga disini merupakan buah yang paling di unggulkan. Meskipun harga yang ditawarkan petani sedikit lebih mahal dari varietas mangga lainnya namun rasa yang di miliki sangat manis, tidak ada rasa asam sama sekali.

Jika musim, mangga ini di jual di sepanjang jalan setiap sudut Kabupaten Samosir ini. Harga yang di tawarkan untuk mangga Sibandang sekitar Rp 45.000 per kilogramnya.

9. Tipa-Tipa

Tipa-Tipa

Image Credit: Medanbisnisdaily.com

Oleh-oleh selanjutnya merupakan camilan yang disajikan bersama kopi atau teh, dan dinikmati dengan keluarga. Jika di Pulau Jawa ada rengginang, maka di Samosir ada Tipa-Tipa.

Makanan ringan yang berbahan dasar dari olahan padi yang sudah tua ini di proses dengan cara padi dipisahkan dulu yang utuh dan tidak berisi kemudian direndam dengan air bersih selama kurang lebih 2 hari. Setelah padi di rendam, tahap selanjutnya adalah memasak di atas tungku dengan cara di sangrai sampai berwarna kecoklatan.

Setelah proses memasak selesai, proses selanjutnya adalah menumbuk padi hanya di pipihkan saja, tidak sampai hancur ya. Camilan ini mudah di dapatkan di beberapa pusat oleh-oleh yang tersebar di wilayah tersebut.

10. Itak Gurgur

Itak Gurgur

Image Credit: Instagram.com @nicho.chandra

Buah tangan yang populer dari Samosir yang terakhir adalah Itak Gurgur. Makanan yang biasanya hanya ada dan di buat pada saat acara adat Batak.

Itak adalah beras yang dihaluskan dengan cara di tumbuk secara tradisional. Sedangkan gurgur secara arti harfiahnya adalah membara. Sehingga dapat diartikan setiap orang yang memakan itak gurgur ini memiliki semangat yang membara.

Itak gurgur di cetak menggunakan kepalan tangan sehingga mempunyai bentuk yang unik. Camilan ini dimasak dengan cara di goreng dan di dalamnya berisi gula merah yang akan melelh jika di makan.

Terdapat kudapan yang berbahan dasar sama dengan itak gurgur yaitu kelapa parut yang dibentuk seperti genggaman tangan, namun kudapan ini cara memasaknya di kukus. Kudapan ini dinamai pohul-pohul. Itak Gurgur dan Pohul-pohul mempunyai rasa khas yang berbeda dan sama-sama memiliki banyak penggemar.

Itulah beberapa oleh-oleh khas Samosir yang populer dan dapat Anda bawa pulang sebagai hadiah kepada sanak saudara di rumah. Kurang lengkap jika berkunjung ke daerah tetapi tidak membeli buah tangan dari wilayah Samosir. Mari membantu UMKM daerah sehingga dapat meningkatkan penghasilan.