Aceh

10 Wisata Kuliner di Sabang yang Murah & Enak

Berburu kuliner menjadi aktivitas menarik dilakukan ketika berada di kota Sabang. Inilah rekomendasi wisata kuliner di Sabang yang bisa Anda pilih untuk menikmati sajian lezat.

Sabang dikenal dengan kota yang berada di titik terluar Indonesia, lebih tepatnya ada di utara Pulau Sumatera. Dibalik itu kota ini memiliki sejumlah daya tarik yang cukup unik, jika dibandingkan dengan wilayah lain. Seperti halnya destinasi wisata, dan yang paling utama adalah kuliner khas dengan cita rasa lezat.

Berjalan-jalan ke Sabang tanpa mencicipi aneka olahannya akan membuat perjalanan Anda hambar. Sebab selain unik, dan memanjakan lidah harga untuk setiap masakannya juga terbilang sangat murah. Oleh karena itu, meskipun mengkonsumsi dalam porsi yang besar tentu tidak akan membuat Anda bangkrut.

Kelebihan ini bahkan sudah dirasakan oleh banyak wisatawan dan menjadi rekomendasi tersendiri sehingga selalu diburu, terlebih bagi orang-orang pecinta kuliner. Dari beberapa masakan yang tersedia di kota Sabang, ada beberapa kuliner yang dinilai sangat menggugah selera. Mau tahu apa saja nama makanan itu?

1. Mie Sedap

Mie Sedap

Image Credit: Google Maps (Sahibul Izar)

Mendengar kata Mie Sedap pasti yang Anda pikirkan pertama kali adalah merek mie instan yang sangat digandrungi oleh sebagian besar masyarakat. Namun kenyataannya tidaklah seperti itu, Mie Sedap khas Sabang bukanlah produksi dari pabrik melainkan diolah secara langsung dengan resep turun-temurun.

Bahan dasar untuk membuat olahan ini adalah telur dan tepung terigu, tanpa ada campuran bahan pengawet sedikitpun. Dengan begitu bisa dipastikan jika mie ini sehat dan layak untuk dikonsumsi. Untuk penyajian makanan ini sendiri terbilang tidak jauh berbeda dari yang lain.

Setelah dimasak kemudian dihidangkan dengan mangkuk dan diberikan toping daging ikan yang sudah diolah dan seledri segar. Kemudian kaldu ayam yang masih panas dituangkan ke dalam mangkuk. Terlihat sederhana memang namun kelezatannya tidak bisa diduakan lagi. Untuk satu porsinya hanya Rp 13.000 saja.

Lokasi: Jl. Perdagangan, Kuta Barat, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

2. Kedai Kopi Pantai Jaya

Image Credit: Google Maps (Junizar 1969)

Terkenal akan wisata kulinernya ternyata Sabang juga memiliki minuman panas khas yang akan membuat Anda ketagihan untuk mencobanya. Kedai Kopi Pantai Jaya adalah namanya. Dimana tak hanya satu jenis kopi saja yang akan Anda temui disini, namun ada beberapa.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata di Aceh Singkil Terbaru & Terhits Dikunjungi

Diantaranya yakni Sigil, Takengon, dan Tangsi yang berasal dari berbagai daerah. Dalam menu kopi ini Anda bisa memilih penyajiannya dalam bentuk kopi sanget, kopi susu, ataupun kopi hitam, semua tergantung dengan selera masing-masing. Yang paling penting semuanya menyegarkan dan nikmat untuk minum.

Jika ingin membawa untuk oleh-oleh kedai juga menyediakan kopi hasil panggangan kepada semua pelanggannya. Sehingga Anda pun tak hanya bisa menikmati di kota Sabang saja, melainkan juga di rumah.

Lokasi: Ie Meulee, Kec. Sukajaya, Kota Sabang.

3. Rujak 0 Kilometer

Rujak 0 Kilometer

Image Credit: Facebook.com @alex.chandra.77

Mungkin makanan rujak sudah seringkali Anda temukan di daerah-daerah lain, termasuk di Sabang. Akan tetapi apa sih sebenarnya yang membuat Rujak 0 Kilometer berbeda dari yang lain?. Jawabannya terletak dari buah yang digunakannya.

Buah rumbia khas dari Kota Sabang akan ditambahkan ke dalam sambal rujak dan digerus sampai halus. Kemudian ditambah dengan cabai dan gula aren untuk membuat cita rasa rujak semakin lezat. Untuk tingkat kepedasannya sendiri silahkan Anda request pada penjualnya.

Meskipun terdapat kesan sepet jika sambal dicicipi secara langsung namun saat Anda mencolekkan dengan buah maka di lidah akan terasa pas. Untuk mendapatkan rujak ini Anda harus datang ke lokasi tugu titik 0 kilometer, dan pastikan jika mencicipinya supaya tidak menyesal telah melewatkan makanan khas satu ini.

Lokasi: Iboih, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

4. Mie Pingsun

Image Credit: Nusantaranews.Net

Mie Pingsun menjadi kuliner yang rekomendasi selanjutnya untuk Anda. Tak seperti mie pada umumnya yang hanya menggunakan ayam sebagai toping utamanya, melainkan menggantikannya dengan beraneka ragam seafood seperti udang, ikan, dan cumi-cumi yang ditaburi sayuran.

Perbedaan inilah yang membuat Mie Pingsun selalu banyak diburu oleh orang-orang baik warga lokal maupun wisatawan. Sebab tentu saja rasanya sangatlah enak dan hanya bisa ditemukan di kota ini. Bahkan olahan satu ini dinilai menjadi primadonanya khas Sabang.

Oleh karena itu, ketika Anda mampir jangan heran jika terdapat banyak orang mengantri untuk membelinya. Sebab hal ini sudah menjadi pemandangan yang biasa di setiap harinya. Usahkan untuk bersabar sejenak agar dapat merasakan kuliner legendaris dari Sabang.

Lokasi: Ie Meulee, Kec. Sukajaya, Kota Sabang.

5. Mie Jalak

Mie Jalak

Image Credit: Facebook.com @dishindonesia

Makanan menyerupai rambut keriting ini ternyata menjadi kuliner yang cukup banyak jenisnya di Sabang. Mie Jalak adalah salah satunya, dengan ciri-ciri warna kuning yang didampingi kuah bening, daun bawang , tauge serta potongan kecil-kecil ikan berbentuk dadu menjadikan makanan ini cukup tenar di kalangan masyarakat.

BACA JUGA:  15 Oleh-Oleh Khas Banda Aceh yang Paling Populer

Dibalik itu ada segelintir cerita sejarah yang mendalangi munculnya menu ini. Konon katanya Mie Jalak diambil dari nama penciptanya yakni Pak Jalak. Kesederhanaan tampilannya ternyata tak menjadi penghalang cita rasa yang dihasilkannya. Cukup sekali makan Anda dapat dipastikan ketagihan dan ingin mencobanya lagi.

Lokasi: Jl. Perdagangan, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

6. Sate Gurita

Sate Gurita

Image Credit: Google Maps (Ahmad Helmi)

Jika pada umumnya sate lebih dominan terbuat dari daging ayam, kambing, kerbau, atau sapi ada sedikit perbedaan di Kota Sabang. Pasalnya gurita lah yang menjadi bahan utama untuk membuat sate dan itu membuat siapapun yang melihatnya penasaran untuk merasakannya.

Sate Gurita sendiri juga menjadi masakan khas daerah Sabang. Dipadukan dengan lontong beserta bumbu kacang atau padang, daging gurita yang bertekstur kenyal itu bisa mengobrak-abrikan lidah Anda. Hal itu dibuktikan warung yang menyediakan menu ini selalu ramai akan pengunjung meskipun di setiap harinya.

Lokasi: Iboih, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

7. Gulai Kambing

Gulai Kambing

Image Credit: Cookpad.com

Bagi Anda yang menyukai daging kambing saat main ke Sabang jangan sampai melewatkan makanan yang satu ini. Gulai Kambing merupakan nama olahannya. Dengan sentuhan dari beragam jenis rempah dan bumbu-bumbu rahasia akan memberikan sensasi yang berbeda saat sampai di lidah Anda.

Meskipun banyak ditemukan pada tempat lain, namun pastinya rasa yang ditawarkan akan berbeda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti cara pengolahan daging kambing, resepnya, dan lain-lain sehingga menghasilkan gulai yang lembut, aroma menusuk, dan segar untuk dinikmati dengan nasi hangat.

Lokasi: Cot Ba’u, Kec. Sukajaya, Kota Sabang.

8. Bakpia Khas Sabang

Bakpia Khas Sabang

Image Credit: Shopee.co.id

Berburu kuliner tak mengharuskan Anda membeli makanan-makanan berat, melainkan juga camilan ringan yang memiliki cita rasa nikmati. Bakpia Khas Sabang menawarkan rasa yang membuat Anda tidak bisa melupakannya. Gurih dan empuk adalah gambaran dari Bakpia ini.

Anda juga bisa memilih salah satu varian yang ada, seperti pandan, durian, original, dan kopi. Semuanya dijamin tidak akan mengecewakan Anda. Selain bisa dinikmati di tempat, Anda dapat membeli Bakpia Khas Sabang yang unik untuk oleh-oleh orang di rumah.

BACA JUGA:  15 Tempat Wisata di Langsa Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

Lokasi: Kuta Ateueh, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

9. Mie Pangsit Dinasty

Mie Pangsit Dinasty

Image Credit: Safariwisata.co.id

Mie Pangsit Dinasty bukanlah nama masakan yang berasal dari Cina, melainkan kota Sabang. Keunikan kuliner ini tidak hanya terletak pada namanya saja, tapi juga rasa, tekstur, serta penampilannya. Jika Anda membelinya kesan pertama yang akan terasa adalah aroma kuahnya.

Bisa dikatakan jika kuah ini bening akan tetapi perpaduan dengan rempah tradisionalah yang bisa membuat selera makan naik. Mie yang digunakan sebagai menu utamanya dibuat sendiri oleh tangan-tangan manusia dengan tekstur padat namun masih lembut.

Kemudian setelah masuk di dalam wadah, akan diberikan tambahan daging ayam tanpa tulang yang sebelumnya sudah di masak dan dibumbui. Sedangkan untuk bumbunya sendiri sangat menyesuaikan lidah masyarakat lokal, sehingga tidak terlalu manis dan pas saat dinikmati.

Biasanya warung yang menjualnya buka dari sore sampai malam hari. Dengan begitu meskipun Anda mampir ketika matahari sudah terbenam tak perlu khawatir jika warung sudah tutup atau kehabisan. Sebab tentunya stok yang disediakan cukup untuk semua pelanggan sampai jam operasi berakhir.

Lokasi: Jl. Perdagangan, Kec. Sukakarya, Kota Sabang.

10. Kopi Ulee Kareng

Kopi Ulee Kareng

Image Credit: Google Maps (muhammad khalil)

Sabang memang menyimpan banyak keragaman kuliner yang enak dan unik. Kopi Ulee Kareng menjadi minuman berkafein yang tidak kalah populer dengan menu lainnya. Ada yang menyebutkan bahwa pada tahun 1960 lah kopi ini mulai dirintis dan mulai booming pada tahun 1990 silam.

Bukan karena pemiliknya yang secara terang-terangkan mempromosikan produk ini, melainkan mahasiswa dan para pemuda yang menyampaikan dari mulut ke mulut. Sampai pada akhirnya sekarang ini Kopi Ulee Kareng hadir di setiap warung ataupun café di sekitar kota Sabang.

Saat Anda berada di wilayah ini cobalah untuk nongkrong di tempat yang menyediakannya dan rasakan aroma serta kesegaran dari kopi jenis ini. Setidaknya dengan ditemani secangkir kopi Anda dapat menenangkan pikiran sejenak dan mengobrol santai bersama orang-orang yang diajak berlibur ke kota Sabang.

Lokasi: Ulee Kareng, Ceurih, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

Itulah beberapa wisata kuliner yang menarik dicicipi di Kota Sabang. Untuk membuktikan kebenaran apakah benar menu-menu di atas memiliki rasa yang nikmat dan berbeda dari yang lain, silahkan kunjungi dan cicipi satu per satu. Malahan sangat tidak lengkap jika Anda berlibur ke kota ini tapi tidak bisa merasakan olahan khasnya.