Pulau Sambu, Pulau Mungil yang Memanjakan Mata di Batam

Pulau Sambu, Pulau Mungil yang Memanjakan Mata di Batam

Pulau Sambu salah satu objek wisata bersejarah dengan pemandangan menawan di Batam, Kepulauan Riau. Pulau mungil yang menjadi lokasi kilang minyak Pertamina dan dekat negara tetangga, Singapura.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Tanjung Sari, Kec. Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Pulau Sambu menawarkan panorama Singapura dari dekat. Anda akan menyaksikan gedung-gedung tinggi dan kemegahan negeri tetangga. Bahkan, dahulu orang bisa menyeberang hanya bermodalkan KTP.

Kini, kejayaan tersebut sebatas sejarah. Sejak operasi perminyakan dihentikan, perlahan tapi pasti pulau ini mulai dilupakan. Sebagian besar penduduk memutuskan pindah rumah.

Sebetulnya, Pulau Sambu menyimpan beragam keindahan penuh makna. Patut dijadikan referensi wisata sejarah. Berlibur ke sini, artinya Anda turut berpartisipasi mendorong pariwisata daerah terluar Indonesia.

Daya Tarik yang Dimiliki Pulau Sambu

Daya Tarik Pulau Sambu
Image Credit: Facebook.com @marianto.kasim

1. Menyimpan Nilai Historis

Pulau kilang minyak ini telah ada ketika Kota Batam bahkan masih berupa hutan. Pertamina membangun kilang minyak sejak masa kolonial, tepatnya tahun 1897. Seiring waktu berlalu, pamornya terus meningkat. Mayoritas penduduk merupakan karyawan Pertamina itu sendiri. Namun, pada akhirnya operasi perusahaan harus dipindahkan ke Kota Batam.

Meski tempat ini mulai ditinggalkan penghuninya, namun nilai historis tak akan terhapus. Senantiasa dikenang oleh generasi yang akan datang. Pulau Sambu menjadi bukti kejayaan zaman dahulu. Berkunjung ke sini, kerap kali membangkitkan rasa rindu.

2. Bangunan Tua Tak Berpenghuni

Agaknya, alasan wisatawan enggan mengunjungi pulau ini karena terlalu kental akan nuansa mistis. Bayangkan, Anda menyambangi tempat yang dipenuhi oleh bangunan tua tak berpenghuni. Bahkan, security yang berjaga senantiasa mewanti-wanti pengunjung agar tidak memasuki perumahan tersebut.

Mayoritas bangunan terbuat dari furnitur kayu dengan arsitektur khas Melayu dan Belanda. Anda akan menemukan sekolah yang tidak berfungsi, bioskop, beragam lapangan olahraga tua, wisma, bank, dan masih banyak lagi. Di sisi lain, itu justru menjadi daya pikat utama terlebih bagi orang yang menyukai cerita-cerita masa silam.

Daya Tarik dari Pulau Sambu
Image Credit: Google Maps (Hendra Gunawan)

3. Pantai Mungil yang Indah

Mengingat betapa kecilnya ukuran Pulau Sambu, tidak heran bila garis pantainya juga pendek. Dapat Anda telusuri hanya dalam beberapa menit saja. Namun demikian, keindahannya sanggup mengundang decak kagum. Daun-daun pohon kepala melambai ditiup angin. Ombak bergulung-gulung menghantam batu karang.

Di samping itu, air lautnya bernuansa biru gelap. Terkesan misterius dan sedikit menakutkan. Butir pasir terasa lembut ketika dipijaki. Anda bisa mencari kerang-kerang unik di dalam timbunan pasir. Tidak perlu takut terluka karena lingkungannya masih terjaga. Jumlah penduduk minim dan jarang disambangi wisatawan.

4. Batu Karang Eksotis

Anda akan menemukan banyak bebatuan di kawasan pesisir. Bentuknya beraneka ragam, mulai dari yang landai hingga curam dan tajam. Tersebar acak hampir di seluruh penjuru. Deru ombak seolah terdengar ganas tatkala menghantam bebatuan ini. Secara menyeluruh, penampakan tersebut memberi kesan eksotis.

Bagi Anda yang menyukai tantangan, mendaki bebatuan di sana sangat direkomendasikan. Rasakan sensasi angin bertiup kencang diiringi percikan air. Tentu, Anda pun bisa sekadar duduk-duduk melihat bentangan laut. Dari jauh panorama pulau-pulau kecil akan semakin memanjakan mata.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Pulau Sambu

Alamat Pulau Sambu
Image Credit: Google Maps (The Ray Official)

Pulau Sambu terletak di dekat Pulau Batam dan masuk dalam wilayah administrasi pemerintahannya. Untuk bisa ke sini, butuh waktu paling tidak 15 menit. Anda harus melintasi lautan dari Pelabuhan Sekupang. Kendaraan yang biasa digunakan adalah pompong dengan tarif per orang Rp 15.000.

Sebelum itu, berpatok pada Kantor Walikota Batam, Anda akan melalui perjalanan sejauh 18 kilometer atau setara 30 menit menuju Pelabuhan Sekupang. Caranya, ambil rute ke Jalan Engku Putri Utara melewati jalur keluar kedua di bundaran.

Teruskan ke Jalan Putri Malu, Jalan Raja H. Fisabilillah, hingga tiba di Jalan RE Martadinata. Sekitar 5 km lagi pelabuhan ada di sisi kiri. Anda perlu berhati-hati karena kontur jalanan lumayan berliku. Perhatikan Google Map sebaik mungkin agar tidak tersesat. Pastikan Anda bepergian bersama kawan agar tidak kesepian.

Anda tidak perlu membayar untuk masuk ke Pulau Sambu. Cukup meminta izin kepada security yang sedang bertugas. Jam bukanya pun menyesuaikan ketersediaan kendaraan dari Pelabuhan Sekupang. Jika tertarik bermalam di sini, Anda bahkan harus mencari penginapan di dekat pelabuhan juga.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Pulau Sambu

Kegiatan di Pulau Sambu
Image Credit: Instagram.com @sudi_motret

1. Menjelajah, Berjemur hingga Berenang

Pulau Sambu bisa dikatakan memiliki wilayah yang sempit. Anda bisa mengeksplorasi isi pulau hanya dengan berjalan kaki saja. Banyak ikon unik dan menarik yang akan menyapa sepanjang penelusuran. Lelah menjelajah, silakan coba melipir ke pantai.

Jangan lupa oleskan sunblock pada tubuh untuk mencegah efek buruk sinar matahari. Di sekitar pantai tersedia kursi-kursi santai yang dinaungi payung. Anda bisa rebahan sejenak. Setelah puas berbaring, lanjutkan aktivitas dengan berenag.

Meski perairan di kawasan ini memiliki ombak yang lumayan kencang, namun masih aman untuk jadi arena bermain. Apalagi, posisi pantainya juga tersembunyi. Cocok untuk bersenang-senang bersama kawan atau pasangan. Agar lebih seru, tidak ada salahnya menyiapkan properti tambahan seperti bola plastik. Lakukan game sesuai kesepakatan.

2. Hunting Foto dan Membantu Promosi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, gedung tua tak berpenghuni bertebaran di sini. Bentuknya unik khas perpaduan gaya Melayu dan Belanda. Anda bisa berburu foto menggunakan konsep vintage. Siapkan peralatan fotografi terbaik, jangan hanya mengandalkan kamera smarphone.

Anda perlu memamerkan hasil karya melalui kanal media sosial. Ini bertujuan untuk membantu promosi pariwisata. Harapannya, pemerintah setempat kembali aware lagi. Di sisi lain, juga sebagai sumber wawasan bagi para wisatawan. Apabila ke depan Pulau Sambu jadi ramai dikunjungi, maka besar kemungkinan fasilitas akan dibenahi.

3. Bersantai

Butuh tempat yang tenang dan terpencil? Bertandang ke sini merupakan jawaban tepat. Terletak di daerah terluar Indonesia, membuat Pulau Sambu sepi pengunjung. Pamornya kalah saing dengan wisata lokal serupa. Tentu, situasi demikian adalah keuntungan tersendiri bagi para pencari kedamaian.

Aneka pepohonan memadati area sekitar. Angin berembus kencang dari laut. Suasananya sejuk dan asri. Berpotensi besar memberikan kesegaran. Tempat yang sangat direkomendasikan untuk melepas penat atau sekadar menjauh dari kepadatan kota. Spot yang bisa Anda pilih mencakup perbukitan, dermaga, jalan setapak, timbunan di dekat laut.

4. Menikmati Sunrise dan Sunset

Kurang lengkap rasanya jika belum menyaksikan fenomena matahari terbit dan tenggelam. Saat pagi hari, cahaya sang surya akan membuat suasana terasa hangat dan romantis. Detik-detik ketika semburat kuning keemasan merekah di angkasa patut diabadikan. Menjelang sore, panoramanya tak kalah menawan, disertai udara yang mulai mendingin.

Penginapan Murah Terdekat dari Pulau Sambu

Penginapan Terdekat Pulau Sambu
Image Credit: Booking.com

1. Queeninn Batam

Terpaut kurang lebih 6 km dari Pelabuhan Sekupang, setidaknya butuh waktu tempuh selama 15 menitan. Beralamat di Ruko Tiban City Square, Tiban Baru, Kecamatan Sekupang. Anda bisa memesan kamar melalui situs atau aplikasi mobile. Tarif per malam berkisar Rp 120.000-an di Agoda.

Fasilitas yang disediakan berupa kamar mandi, parkiran, WiFi gratis, dan sebagainya. Lokasinya cukup strategis, dekat dengan bjek wisata lain pula. Harga pun terbilang murah untuk ukuran hotel yang mendapatkan nilai bagus.

2. Hotel Gloris

Anda perlu mengeluarkan biaya sekurang-kurangnya Rp 125.000 bila memesan lewat Agoda. Lokasinya berdekatan dengan pusat pasar kota. Terpisah sejauh 15 km dari Pelabuhan Sekupang atau setara 25 menit perjalanan lalu lintas normal. Kamar di sini cukup bersih dan rapi sehingga membuat para tamu betah.

Karyawan hotel juga memberikan pelayanan yang bagus. Dilengkapi kamar mandi, televisi, akses WiFi, restoran, lobi, dan masih banyak lagi. Hanya saja, sejumlah perabot agaknya butuh perbaikan karena sudah tampak usang. Secara umum, masih bisa dimaklumi untuk ukuran penginapan semurah ini.

3. Nagoyama Hill Mall Batam 5

Tempat yang kondusif untuk sekadar beristirahat. Tarif per malam dipatok sebesar Rp 120.000-an. Pemesanan bisa dilakukan lewat situs atau aplikasi mobile seperti Agoda. Desain interior didominasi oleh warna netral dan kalem. Fasilitas berupa kamar mandi lengkap, ranjang berukuran queen, parkiran luas, dan televisi.

Fasilitas yang Tersedia di Pulau Sambu Batam

Fasilitas di Pulau Sambu
Image Credit: Goolg Maps (Budi Surya Nugraha)

Fasilitas di Pulau Sambu serba terbatas. Ini merupakan sesuatu yang wajar mengingat mulai banyak ditinggalkan penghuninya. Jumlah penduduk hanya berkisar 200 orang. Anda akan disajikan jejak-jejak kejayaan Pertamina di masa lampau. Suasana yang mendukung nostalgia terutama bagi Anda yang mungkin pernah tinggal di sini.

Sebuah rumah sakit, lapangan sepak bola, kantor pos, menara selamat datang, lapangan driving golf, dan masih banyak lagi, Sayangnya, semua itu kini tinggal kenangan. Banyak fasilitas yang sudah tidak berfungsi lagi. Namun, jangan khawatir karena kebutuhan dasar Anda masih bisa terpenuhi.

Contoh kecilnya, di sini ada mesin ATM layak guna, toilet, dan warung makan. Ada pula sebuah masjid yang berdiri kokoh di atas bukit bernama Al Muhajirin. Pemandangan di sekelilingnya sangat indah.

Pemindahan lokasi kilang minyak Pertamina memberi perubahan signifikan bagi kehidupan penduduk lokal. Tempat yang dulunya menyimpan aneka kemewahan, kini tinggal sebuah nama. Menyambangi Pulau Sambu bisa jadi salah satu upaya membangkitkan kembali kejayaan masa lalu. Paling tidak, ditinjau dari sektor pariwisata.