Air Terjun Batu Dinding, Pesona Alam Tersembunyi di Kampar

Air Terjun Batu Dinding, Pesona Alam Tersembunyi di Kampar

Air Terjun Batu Dinding salah satu air terjun tersembunyi di Kampar yang menampilkan pesona khas alam bebas yang menakjubkan. Hutan hujan tropis dan berada di himpitan bebatuan menjadikan wisata alam ini wajib dieksplor.

Harga Tiket: Rp 10.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Tanjung Belit, Kec. Kampar Kiri Hulu, Kab. Kampar, Riau.

Dinamakan Air Terjun Batu Dinding karena airnya mengalir di antara himpitan batu. Bebatuan kokoh membentuk dinding mengitari sekitar lokasi wisata. Lumut-lumut tumbuh subur di atasnya.

Masyarakat lebih sering menyebut air terjun ini dengan istilah Bading. Letaknya terbilang jauh dari pemukiman. Butuh tenaga ekstra agar Anda bisa menyaksikan panorama tersembunyi khas alam bebas.

Ukuran air terjun tidak terlalu tinggi, warnanya tampak kehijauan. Udaranya lembab dan dingin. Pohon-pohon menjulang tinggi memberikan kesan misterius. Tak pelak, beragam kegiatan menarik dapat Anda lakukan di sini.

Daya Tarik yang Dimiliki Air Terjun Batu Dinding

Daya Tarik Air Terjun Batu Dinding
Image Credit: Google Maps (Agung Anugrah)

1. Air Terjun 7 Tingkatan

Air Terjun Batu Dinding pada dasarnya memiliki tujuh tingkatan. Setiap tingkatnya membentuk aliran air di antara celah bebatuan. Dilengkapi pula kolam alami super jernih dan berwarna kehijauan. Ketujuh tingkatan tersebut dipisahkan oleh bukit-bukit tajam dan curam. Butuh usaha keras untuk menyusuri semuanya.

Sejauh ini, masyarakat mengakui bahwa para pengunjung hanya sanggup mencapai tingkatan keempat. Itu karena semakin menanjak, medan yang harus Anda lewati semakin berbahaya. Belum lagi, area hutan yang cenderung lembab dan basah membuat jalanan jadi licin.

2. Mitos Tentang Penjaga Hutan dan Khasiat Air Terjun

Masyarakat setempat percaya bahwa ada ‘penjaga’ di tingkatan ketujuh. Inilah yang menyebabkan sulit bagi pengunjung mencapai tingkatan teratas. Dengan kata lain, kawasan tersebut dianggap keramat.

Belum cukup sampai di situ, beredar pula kabar bahwa mandi di Air Terjun Batu Dinding bisa membuat seseorang awet muda. Tentu, yang namanya mitos sukar dibuktikan kebenarannya. Namun, terlepas dari benar atau tidak, hal tersebut cukup menarik untuk didengarkan.

Tidak hanya bertamasya ke permandian, Anda juga bisa sekalian bercengkerama dengan masyarakat setempat. Dalam rangka mengenal jejak-jejak kebudayaan dan pola hidup di pedesaan, aktivitas ini bisa Anda jadikan referensi. Tujuannya tidak lain agar wisata Anda lebih bermakna.

3. Panorama Khas Pulau Sumatera

Sejak bertolak dari Desa Gema, Anda akan disuguhkan panorama memesona khas Pulau Sumatra. Pepohonan rindang mengisi sisi-sisi jalan raya. Deretan kelapa sawit dan areal persawahan, sukses memberi kesegaran. Nuansa serba hijau mampu menenangkan Anda.

BACA JUGA:  15 Restoran & Tempat Makan di Pekanbaru yang Paling Enak

Menuju titik air terjun, Anda akan menemukan banyak hewan-hewan liar di sepanjang jalan. Sekawanan monyet, spesies burung, hingga semut-semut raksasa. Tak jarang, Anda juga akan mendapati keberadaan gua selama mendaki perbukitan.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket Masuk Air Terjun Batu Dinding

Alamat Air Terjun Batu Dinding
Image Credit: Google Maps (Joen ID)

Letak Air Terjun Batu Dinding cukup jauh dari pusat kota. Tepatnya di Desa Tanjung Belit, Anda harus menempuh sejauh 102 kilometer atau setara 3 jam perjalanan dari Kota Pekanbaru. Lokasinya terpencil dan belum disediakan papan petunjuk jalan yang memadai. Pastikan Anda memanfaatkan aplikasi peta online sebaik mungkin.

Anda akan melewati daerah Lipat Kain setelah meninggalkan pusat kota. Selanjutnya, Anda perlu meneruskan perjalanan ke arah Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Kurang lebih 5 kilometer lagi, Anda akan tiba di Desa Tanjung Belit.

Perlu diketahui, setiap pengunjung diberi dua jalur pilihan untuk meneruskan perjalanan ke destinasi tujuan. Pertama, berjalan kaki dengan menanjak dan menuruni perbukitan. Rute ini biasanya butuh waktu sekitar 30-45 menit.

Kedua, melewati Sungai Sebayang. Anda bisa menyewa perahu pompong seharga Rp 10.000-15.000 per orang. Anda akan menghemat tenaga dan waktu jika menggunakan jalur air. Namun demikian, Anda masih harus berjalan kaki melewati perbukitan setelah turun dari perahu pompong.

Sebelumnya, Anda bisa memarkirkan kendaraan di rumah penduduk terlebih dahulu. Sewa penitipan dipatok seharga Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat, sewanya sebesar Rp 10.000. Kendaraan Anda dijamin keamanannya oleh si pemilik rumah.

Desa Tanjung Belit masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Lokasi spesifik Air Terjun Batu Dinding sendiri berada di area Hutan Larangan Adat Kenegerian. Luasnya kira-kira mencapai 300 hektare.

Jangan lupa untuk memastikan semua perlengkapan sudah siap sebelum Anda melancong. Jika mengalami kesulitan saat mencari lokasi, Anda bisa bertanya kepada penduduk setempat. Alternatif lain yang akan memudahkan Anda, yaitu membayar jasa tour and travel.

Meski keindahannya tidak perlu diragukan, namun pihak pengelola air terjun mematok harga terjangkau untuk tiket masuk. Hanya dengan modal Rp 10.000 per orang, Anda dapat bersantai sepuasnya di sini.

BACA JUGA:  10 Restoran & Tempat Makan di Bengkalis yang Paling Enak

Tidak mengherankan bila Air Terjun Batu Dinding ramai disambangi pengunjung. Selain panorama yang memikat, lokasinya juga cukup bagus. Posisinya terbilang dekat dengan destinasi wisata lain, yakni Istana Kerajaan Gunung Sahilan dan Tugu Katulistiwa.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Air Terjun Batu Dinding

Kegiatan Menarik di Air Terjun Batu Dinding
Image Credit: Wisato.id

1. Hiking

Hiking merupakan aktivitas pendakian. Kerap dilakukan oleh para pecinta alam. Bagi Anda yang sudah terbiasa mendaki atau baru mau memulai, kawasan Air Terjun Batu Dinding sangat direkomendasikan. Bukit yang terjal di antara lebatnya hutan akan membuat Anda tertantang.

Jangan lupa siapkan perlengkapan memadai. Perhatikan pula keamanan. Sebelum memulai penjelajahan, pastikan Anda sudah melakukan pemanasan. Ini bertujuan agar otot-otot Anda tidak kejang.

Anda akan melalui jalan-jalan setapak, mendapati beragam varietas tanaman, bahkan hewan-hewan liar. Lebih seru lagi, bila Anda memiliki wawasan tentang tanaman. Anda bisa mencari tanaman potensial bila perlu.

2. Camping

Hutan adalah tempat yang tepat untuk berkemah. Anda bisa mengajak kawan terdekat. Selama masa berkemah, Anda harus mencoba belajar bertahan hidup di alam bebas. Ketika pagi menjelang, Anda akan disuguhkan pancaran sinar mentari lewat celah-celah dedaunan. Ini pasti menjadi pemandangan yang menakjubkan.

Malamnya, Anda dan rombongan bisa membuat api unggun. Bukan itu saja, cobalah memainkan game tertentu. Usahakan lakukan sesuatu yang seru, tidak hanya berdiam diri di dalam tenda. Lebih bagus lagi kalau ada jagung untuk dibakar bersama.

3. Berenang

Kedalaman kolam alami di Air Terjun batu Dinding berkisar 4 meter. Debit airnya tidak terlalu deras. Bisa dibilang, Anda akan aman bila berenang di sini. Bahkan, jika Anda berendam di bawah pusat jatuhnya air langsung.

Bosan dengan gaya renang yang biasa-biasa saja, Anda boleh mencoba menantang diri. Caranya, mendakilah ke puncak bukit lalu terjun bebas. Banyak pengunjung yang melakukan hal tersebut. Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati. Pastikan jangan meluncur ke area berbatu.

Kegiatan di Air Terjun Batu Dinding
Image Credit: Google Maps (Samuel Sihombing)

4. Meditasi

Hutan identik dengan ketenangan, kebebasan, dan kesegaran. Suasana di kawasan ini mendukung aktivitas menyepi. Anda bisa sedikit menjauh dari keramaian untuk meditasi sejenak.

Langkah paling awal, Anda harus mencari tempat duduk yang nyaman. Berikutnya, tarik napas sembari pejamkan mata Anda. Dengarkan gemuruh air dan suara ciutan burung di sekitar Anda.

BACA JUGA:  10 Wisata Kuliner di Dumai yang Murah & Enak

5. Hunting Foto Hingga Promosi

Berburu foto adalah aktivitas wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Pemandangan di sini patut Anda abadikan. Rekam setiap keseruan yang terjadi. Jika Anda termasuk pengguna aktif sosial media, potret Air Terjun Batu Dinding dapat mempercantik feeds.

Memamerkan potret panorama objek wisata bisa jadi salah satu cara untuk mendulang promosi. Berhubung letaknya di daerah terpencil, ada baiknya Anda ikut serta mengambil peran tersebut. Tidak menutup kemungkinan sharing Anda di media sosial membuahkan hasil. Mungkin saja, fasilitas dan sarana transportasi akan mengalami kemajuan.

6. Menangkap Ikan dan Udang

Air yang jernih memungkinkan Anda melihat ke dasar kolam. Banyak ikan dan udang hidup di dalamnya. Anda dapat menangkap spesies tersebut untuk menambah keseruan. Jika ikan atau udangnya cukup besar, Anda bisa membakarnya. Sebaliknya, jika ternyata masih kecil, bisa Anda lepaskan kembali.

7. Mengumpulkan Sampah

Pihak pengelola sebenarnya sudah menyiapkan petugas tersendiri untuk membersihkan area wisata. Dilengkapi pula dengan papan peringatan dan bak sampah. Hanya saja, tidak jarang para pengunjung membuang sampah seenaknya.

Oleh karena itu, Anda bisa membantu pengelola mengumpulkan sampah. Anggaplah sebagai bentuk kontribusi Anda dalam menjaga kelestarian alam. Memang akan melelahkan dan bikin enggan, namun tidak ada salahnya mencoba. Paling tidak, kumpulkan sampah Anda sendiri.

Fasilitas yang Tersedia di Air Terjun Batu Dinding

Fasilitas Air Terjun Batu Dinding
Image Credit: Google Maps (Yusri Wandara)

Di pusat lokasi Air Terjun Batu Dinding belum dilengkapi fasilitas yang memadai. Ini mungkin dikarenakan kontur tahannya kurang mendukung. Butuh modal besar untuk membangun fasilitas. Di sisi lain, pengelolaan masih bergantung pada komunitas desa. Agaknya, pemerintah harus lebih aware terhadap potensi alam di Desa Tanjung Belit.

Jika ingin memakai fasilitas dasar seperti toilet dan warung makan, Anda harus pergi ke kawasan pemukiman. Nantinya, Anda bisa menumpang di rumah-rumah warga. Di samping itu, Anda pun bisa memberdayakan pengetahuan bertahan hidup di alam bebas kalau tak mau repot.

Air Terjun Batu Dinding belum dikelola secara maksimal. Masih banyak pembaharuan yang perlu dilakukan. Dengan turut serta menyambangi objek wisata ini, artinya Anda telah mendukung kemajuan pariwisata di Kepulauan Riau.